Tentang Titi

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
istri, ibu dari 5 anak, full time worker, menghibur diri dengan berkreasi dan berpuisi

Jumat, 09 November 2012

Practice Make Perfect

Itulah komentar Sondang ketika bercerita soal memasak. Yah, makin rajin mencoba, hasilnya makin baik, idenya pun makin banyak. Keberanian pun makin meningkat. Hihi.. walaupun sejujurnya kata 'keberanian' itu untukku masih tanda tanya. Kalau belum direkomendasikan oleh orang dekat dengan jaminan itu bener bener mudah, maka aku belum berani mencoba. hehe..

Seperti soal bikin cake untuk sekedar icip icip di rumah, atau untuk ulang tahun teman, karena sering coba coba, teman teman satu dua ada juga yang jatuh cinta sama cake bikinan koboy macam aku ini, yang masak nggak pernah pake timbangan, tapi cukup pake cintaaaah..... (ketauan banget boongnya yah... ..)

Seperti pernah aku ceritakan tentang triple chocolate mousse bikinanku yang kualitasnya bisa disamakan dengan barang KW di sini   namun rasanya so cokluuuttt..... trus aku coba coba bikin rasa pandan campur rasa strowbery (asli ngarangnya), akhirnya pilihanku tetep ke si coklat sesuai resep aslinya saat pertama aku mendapatkan...

Dan sesuai kata kata tadi, practice make perfect, maka bikinanku yang ke sekian kali ini sudah lumayan bagus menurut ukuran kepuasan diriku sendiri.
Boleh dilihat di cake ultah Hany...

cake sebelum didandanin

chocolate mousse setelah di make over
Kalau yang ini kue ultah Teteh Firda. Kuenya dibikin rasa strawberry. Berhubung aku koboy, ya coklat tepungnya diganti aja dengan tepung biasa, dan ditambahkan pasta strawberry

aslinya warna pink/strawberry, ambil gambarnya pas malam jadi gak kelihatan yah
Catatan :
yang punya Hany, nulisnya pake coklat pink, gampang gampang saja, makanya tulisan lumayan rapi. Pas nyobain punya teteh, nulisnya pake coklat putih, eh ternyata keras/kaku. Jadi aku ganti dengan coklat milk. Hanya saja agak buru buru di pagi hari, coklat belum rata lelehnya jadi gitu deh penampakannya. Tebal tipis.
Oh ya.. cara bikin tulisannya, si coklat blok disisir tipis-tipis, kemudian masukkan ke plastik segi tiga, trus di celup di air mendidih. tekan tekan dengan jari sampai leleh semua. baru deh, ujung plastik digunting dan coklatpun siap dipakai menulis.


Salam Kreatif !

Sabtu, 13 Oktober 2012

Baju Princess

Bagi sesiapa saja yang sudah mengenalku sedikit lama, pasti sedikit tahu, kalau aku bukanlah orang yang perempuaaan.. banget. Aku hanyalah aku apa adanya. Sedikit tomboy, tapi banyak berusaha feminim. *silakan artikan sendiri
Sebagai contoh misalnya ; aku nggak suka sandal sepatu pake hak, maunya yg trepes trepes, kalau ada yang model sendal gunung gitu.... *kangen sandal gunung* Aku nggak pernah jatuh cinta sama yang namanya tas cewek, baik yang asli apalagi yang KW *mending jahit sendiri*
Yaah.. gitu deeeh... apalagi kelakuanku yang grubak grubuk... lelarian di lorong kantor.. ah.. gak cewek blas, apalagi ibu ibu... *berasa anak anak
Mungkin akhirnya yang gemes adalah teman teman dan orang sekitar ya... Ada yang ngasih tas cewek, sepatu cewek, dan kain kain cewek. hihi emang ada gitu kain cowok. Kalaulah bukan karena kaidah syar'i berkerudung, mungkin aku pake celana cargo dan kaos aja deeeh....

Nah, salah satunya teman dekatku sendiri yang pernah mbikinin aku kue ultah, dia ngasih aku kain warnanya pink. Whaaat ? Iya, pink. Saudara saudara tidak sedang salah baca.
Udah gitu pake dipesenin harus dipake, nggak boleh di kasih orang. Gubrak ! Ya sudahlah, sekalian aja make over, siapa tahu bisa insap. Maka aku bawalah kain pink berenda dan berbunga bunga pula ke tukang jahit. Aku request modelnya yang tumpuk tumpuk gitu kayak baju princess. Olala hampir setahun di tukang jahit, entah lupa entah gimana, itu jahitan jadi dan jadinya tidak seperti yang aku bayangkan.
Maka jadinay aku yang make over baju itu duluan.
Berhubung aku belum punya mesin jahit dan belum dipinjemin mesin jahit, maka make over itu pake jahit tangan.
Pertama lengan : kurang panjang. yang asalnya cuma ditempel karet diujung lengan, aku sambung dan dibikin berenda gitu.
Kedua bagian perut, yang asalnya nyambung, aku potong, dan kupasangin pita.
Ketiga di bagian bawah  aku kasih tusuk feston sekeliling. (jangan bayangkan berapa lama waktunya)
Keempat untuk melengkapi make over, aku buat bros dari kain sisanya.
Daaaaaan.. penampakannya adalaaah....

bross

waaah.. nggak kelihatan ya.. itu feston di sekeliling dan di ujung lengan
Harap tahu saja, ketika aku pakai baju ini, orang orang berkomentar "Nah mbak Titi, bajunya udah perempuan, tinggal menyesuaikan aja kelakuan dengan bajunya " *wuiiih.... umpetin baju di tumpukan belakang

Salam Kreatif !

Kamis, 04 Oktober 2012

Set Ungu untuk Mejamu

Semangat pagi para pecinta craft ! Selamat bertemu kembali dengan saya ...*sokpenting...
Setelah beberapa kali posting soal ngoprek dapur, akhirnya hari ini saya bisa menampilkan kreasi lagi dari kain perca. Kenapa saya sebut kain perca ? Karena saya mendapatkan potongan potongan kain ini dari teman yang seorang penjahit. Jadi maap sajah, kalau perpaduan warna dan jenis kainnya mungkin terlihat memaksa :D

Kali ini saya mendapat kain lurik seperti tenunan begitu. Dan alhamdulillah, ada masih sisa kain organdi (kalau gak salah namanya itu...) warna ungu juga.
Maka potong potong potong, sambung sambung sambung... akhirnya jadilah seperti ini.

si ungu untuk menjamu tamu
 Terdiri dari :
- sebuah tempat tisu (tapi ini untuk tisu yang kecil ya... yang kemasannya persegi)
- satu buah alas table mate untuk piring kecil
- dua buah tatakan gelas


Berhubung aku lagi dapat pinjaman mesin jahit, maka untuk kali ini aku pakai mesin jahit. Tapi tetap saja, dalam hal memasang bisban ungu itu, bagian dalamnya aku pakai mesin jahit, giliran bagian luar aku som pakai tangan (hihi....takut nggak rapi soalnya).
Karena warnanya ungu gelap, maka aku pasangin manik manik ungu+hijau terang agar sedikit ceriaa...(eh.. hijaunya atas saran anakku, tadinya aku pake ungu doang).

Tadinya sih, ini mau buat hadiah kopdaran sama seorang blogger yang mencintai ungu, tapi kopdarnya tertunda karena anaknya jatuh. :(.  Akhirnya sampai saat ini masih parkir manis di tas punggungku.

Nah, kira kira suguhan apa ya... yang pas untuk itu.. hmm.. bagaimana kalau semangkuk salad dan dua gelas jus mangga... slurp....
Selamat menikmati !

Salam Kreatif !

Senin, 10 September 2012

Pandan Cake with Strawberry Mousse

Setelah berhasil membuat cake coklat dengan mousse (apaan sih mousse ini, aku gak tahu bahasa Indonesianya, belum googling), maka aku penasaran mencoba coba bagaimana kalau itu diganti warna hijau (pandan), pink (strawberry) atau kuning rasa jeruk sesuai dengan rasa rasa "coklat" blok yang ada di toko bahan kue.

Lebih tertantang lagi ketika Tri si pengorbit resep ini di antara kita, ternyata sudah mencoba pake avocado (klo dia mah pake alpukat beneran, kalau aku kayaknya masih malas deeeh...)
Nah, seminggu dari ultahnya mba Nur mantan teman sebangku eh sebelah meja di kantor sebelumnya, baru aku sempat membuatkan kue. Kue apa ya.. Melihat bahan bahan yang ada akhirnya kuputuskan mencoba ini.

Resep aku dapat dari sini.

untuk setiap layer :
300 gr whipped cream
1,5 sdt gelatin (jangan lupa minta yang halal) dicampur 2,5 sdm air.
Susu UHT 110 gr
Coklat 175 gram. (aku pake coklat strawberry)

Caranya, kocok whipped cream sampai soft peak, dan sisihkan (oke, silahkan raba-raba sendiri soft peak seperti apa, pokoknya lembut, agak kaku tapi nggak kaku sekali. Ahem)
Masak susu UHT dengan api kecil, saat mendidih matikan api, masukkan gelatin aduk rata, lalu tuang campuran susu hangat tadi ke cokolat , lalu aduk rata sampai licin.
Lalu masukkan whipped cream, dan aduk rata.

Nah untuk layer yang satu lagi, sama aja, tapi ganti aja coklatnya dengan coklat putih kalau mau, atau coklat milk. pokoknya yang beda warna dengan cokolat sebelumnya.

Ganachenya :
110 gram coklat  (aku pake coklat putih)
80 gr whipped cream
3 sdm madu
1 sdm minyak

Caranya, tim aja semua. Inget ya, ditim. Coklatnya jangan dipanasin langsung di atas kompor. Di tim.

Kue coklatnya :
8 telur
Gula 200 gram
1 sdm tbm/emulsifier
Tepung 100 gr
Bubuk coklat 60 gr
Maizena 40 gr
Butter 100 gr dilelehkan.
(Karena aku mau bikin cake pandan, maka si bubuk coklat aku skip, dan kuganti tepung, serta aku tambahkan perasa pandan, sehingga cake aku warnanya hijau)

Caranya :
Kocok telur , gula dan tbm sampai mengembang.
Masukkan ayakan tepung + coklat + maizena
Masukkan butter leleh tadi, dan aduk rata.
Lalu bake seperti biasa.

Nah, sekarang tinggal susun susun aja. Bisa susun cake, trus layer satu, trus layer dua. Dan aku membuatnya cake pandan, layer pink, cake pandan lagi, dan layer pink lagi, baru aku siram ganache warna putih. Di atasnya aku kasih hiasan coklat berbentuk hati, perpaduan putih dan pink
Dan penampakannya adalaaah...

hijau, pink, hijau, pink, ganache

Salam Kreatif !

Minggu, 09 September 2012

Coklat Warna Warni dan Temu Kangen

Mendapat undangan syukuran rumah tiba tiba dari teman lamaku Mbak Dewi yang suaminya juga mantan atasanku, sedikit membuatku bingung mau bawa apa yaa..... Secara mereka pasti sudah menyiapkan segala sesuatunya.  Terlebih mbak Dewi itu orangnya detail sekali  dalam segala hal, juga sangat teliti. Pastilah sudah disiapkan. Akan tetapi aku berfikir dalam hati, semua persiapan mereka bukan berarti menjadi penghalang bagiku untuk membawa suatu cendera hati, iya kan ?

Meski Sabtu pagi kemarin membuatku asli malas sangad, tapi sudah terlintas satu niatan. Mengingat tetamu nanti adalah mantan teman satu seksi yang pada muda muda, anak anak masih kecil kecil, maka kepikiran mau membuat coklat warna warni saja, kebetulan persediaan ada.  Karena si Abi pergi ke Yogya akhir pekan ini, otomatis aku bakal ke Cigadung sendiri, eh berdua Faiz. Sempat terfikir apa mau pakai taksi saja, karena rasanya belum terlalu fit untuk "momotoran" berdua. Tapi membayangkan macet di jalannya aku beranikan diri saja naik motor.

Acara jam sepuluh, ah ngobrol ngobrol aja. Jadi santai. Pagi aku masih ngobrol sana sini juga. Setelah mengantar F3 dan F4 aku "parkir" di Nenek Ranan sampai jam 9. Sudah gitu "parkir" lagi di rumah bu Siti sampai jam 10. Nah jam 10 sampai rumah baru deh, ngebut bikin coklat ini.  Cuma coklat biasa, dilelehin / ditim kemudian diaduk dengan rice chrispy. Karena waktu yang singkat, aku masukin kulkas sebentar untuk proses membekukan kembali.
Dan ...tadaaa.... jam 11 aku sudah punya coklat hampir satu wadah penuh.

Aku membuat coklat putih, pink dan coklat.

kemasan hantaran ala koboy, gini doang
Sesampai di sana, benar ternyata. Banyak anak anak. Coklat pun langsung diserbu. Anak Mas Eka dua, cowok semua (kelas 1 dan 3 tahun), anak Mas Amin dua (Hasan kelas 1 dan Tsabita 3 th), anak Mas Iyan satu (Maryam, 3th). Yang lain lain nggak pada ngajak anak anaknya. Mas mas itu datang sama istrinya. Mbak Era, Pak Deni, Pak Har, Pak Yayat, Bu Endang+pak Sulaeman, Mas Budi, Mas Sofyan... rame rumah mbak Dewi. Sayang Mas Munir dan pasukan tidak hadir.

Datang datang pas waktu makan. Hihi.. Menunya timbel komplit with ayam bakar. Tambah sop buatan Mbak Dewi yang top tanpa MSG. Dan Faiz pun disambut dengan bingkisan kecil a la anak anak ulang tahun gitu.. (bener kan, mbak Dewi detail....) Faiz yang awalnya canggung, perlahan lahan mulai 'hommy' dan mau main sama anak anak yang lain.

Aku yang bingung, antara mau ngobrol sama rekan sejawat atau mau ngobrol sama para nyonyah itu, kenalan sekaligus temu kangen karena kenal mereka pas baru nikah aja dulu dikenalin ke kantor. Hihi.. tetep saja sih aku ngobrol sama para nyonyah. Meski belum terlalu kenal tetep nyambung. Ngobrolin aja masalah anak, rumah, dan mudik. Rame deh. Wah, istri mas Amin habis jatuh dari motor, tangan kanannya pake gibs untuk 1.5 bulan. Istri mas Eka nggak mudik lebaran karena tidak nyaman dengan ramainya perjalanan. Mudiknya nanti saja. Istri Mas Iyan agak pendiam dan malu malu, cerita tentang arisan komplek. Serrru !!

Sekitar jam dua-an tetamu satu persatu pulang. Karena aku datang terakhir, dan masih kangen, aku di sana sampai jam tiga lebih dikiiiit. Hihi.. berhubung kita semua nggak ada yang narsis, dan keasyikan ngobrol, maka pertemuan yang indah dan sudah lama diidamkan ini, yah semacam reuni mantan kepegawaian  begitu,  tidak ada gambarnya satupun. Biarlah gambaran itu indah di dalam album kenangan masing masing kita. Jiaah

Salam Kreatif !