Tentang Titi

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
istri, ibu dari 5 anak, full time worker, menghibur diri dengan berkreasi dan berpuisi
Tampilkan postingan dengan label rajutan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rajutan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Mei 2014

Dress Rajut

Kalau teman-teman pengen tahu sejak kapan aku belajar merajut, jangan kaget ya... kalau aku katakan bahwa aku merajut sejak SD. Di bawah kelas 5 SD malah. Kapan persisnya aku lupa. Mungkin kelas 3 atau 4. Tapi momentumnya enggak akan salah. Yaitu pindah ke rumah sendiri.
Pindah ke rumah sendiri itu saat aku kelas 5. Padahal sebelum pindah ke rumah sendiri ini aku sudah merajut.
Yang aku ingat adalah membuatkan dress untuk barbie-barbie kedua adik perempuanku.
Saat itu aku memakai benang wol karena murah dan mudah didapat. Lagipula karena tipis, jadi dressnya lebih 'jatuh'.
Trus karir rajut berikutnya adalah membuat topi buat adik. Kalau yang ini aku cuma nerusin bikinan ibu. Pas finishing ya sama ibu juga.
Abis itu berhenti. Pindah ke bikin bunga-bungaan, menyulam dan menjahit. Agak gede lagi malah ninggalin itu semua dan banyak main hehe

Nah kembali ke judul ya...
Kemarin ingat untuk bikin dress lagi karena lihat postingan sepatu barbie punya Lulu.
Ya ampuuun .... lebih dari 100 boooo sepatunya.
Akupun jadi ingat barbie abal abal milik F4. Daaan.... tadaaa... langsung kepingin bikin bajunya. Sekaligus mau nggodain Lulu.
Napsu banget bikin dress ini. Sampai-sampai tas Tante Tyke dibiarin sebentar. Yaaa... tapi bukan semata karena dress sih... ini lebih karena patah hati benangnya habis. Udah beli sebenarnya, mungkin karena faktor pencahayaan, benang yang terlihat sama saat dibeli itu, pas dirajutin ke tas Tante Tyka kok ternyata warnanya bedaaaaa... *gemess
Ya sudahlah... kita menghibur diri dulu ngerjain yang lain.

Mau lihat penampakan baju barbie dari rajutan ?

Selasa, 15 Oktober 2013

Merajut Cinta dengan Tas Rajut

Bulan lalu teman Ayuk ulang tahun. Mereka berteman belum lama, kira-kira baru 4 bulanan laah...
Ya, teman yang ulang tahun ini adalah teman sekolah di smp.
Mungkin Ayuk sudah  merasa cocok dengan teman yang satu ini, dan sudah mengarah ke persahabatan.
Makanya, di hari ulang tahun sahabat barunya itu, Ayuk berinisiatif memberikan sebuah kado. Hihi, terus terang anak-anak jarang saling memberi kado, kecuali ultahnya ada perayaan dan undangan.

Awalnya Ayuk mau membelikan boneka dari uang tabungannya. Tapi udah lihat-lihat boneka di toko kado dekat rumah enggak ada yang sreg. Akhirnya Ayuk memintaku membuat tas rajut seperti miliknya. Katanya biar kadonya istimewa :D

Alhamdulillah ada rajutan yang free dan sudah jalan setengahnya, jadi aku tinggal nyelesaiin aja.
Inilah tas rajutnya..... belum ada teknik baru siiih.... hihi... cuma warnanya aja yang baru..

Kamis, 14 Maret 2013

Another Bros Rajut

Kemaren pagi teman satu ruangan menegurku
"Mbak Titi, tumben, asa lama nggak berkreasi ?"
"Muhun Ibu, nuju hore, hoream :)"

Emang siiih.. udah lama nggak baking, udah lama nggak nyobain resep baru, udah lama juga enggak posting hasil karya sendiri.
Entah kenapa ya, akhir akhir ini rasanya mudah capek. Mungkin efek balung tuwo ya..

Baiklah.. postingan kali ini pun belum menampilkan karya sendiri ya..
Ini adalah bros buatan Nenek Ranan.
Tekniknya berbeda dengan bros yang aku buat. 

Nenek  Ranan membuat kelopak bunganya lebar dan bertumpuk

Trus untuk tengahnya ada yang dihias bulatan rajut gitu (apa namanya ya..) ada juga yang dikasih benang sari
Rose putih
Bros - bros tadi dijual ya..
Yang tosca di belakang itu, harganya 22.5k, diameter 9cm
Yang putih polos di depan 10k
Selain itu harganya 12.5 k / pc

Ternyata  duduk manis di rumah, dan mengolahragakan tangan dengan memainkan hakpen+benang, bisa jadi duit. hihi... Yuk yang mau beli bisa lewat komen di bawah atau gtalk aku titiestiti@gmail.com

Salam Kreatif !

Sabtu, 16 Februari 2013

Tas Mukena

Ada sisa benang, aku coba bikin lagi tas mukena.
Warnanya ungu gradasi putih soft gitu...Karena ini untuk tas mukena berbahan parasit yang dapat digulung tipis maka diameternya pun hanya sekitar 10cm.

Alasnya aku buat bulat. Cara membuat bulatannya, pertama buat rantai sekitar 10, kemudian sambungkan, dan naik melingkar rapat. Nah, lingkar luarnya lagi dikasih jeda satu mata rantai sebelum membuat double crochet / dc. Demikian selanjutnya sampai mencapai diameter yang diinginkan.

Sedangkan untuk sisi sisinya aku variasikan seperti tampak pada gambar.
Oya, untuk mengejar 'motif' yang aku inginkan seperti ini, rajutannya akhirnya variasi antara dc dengan sc (single crochet).

#Ih.. aku nggaya pake istilah istilah perajut sejati, padahal aku cuma perajut koboy. *uhuk

tas mukena itu

motif hiasan di salah satu sisi

motif hiasan di sisi lainnya

bagian dasar tas
Aih, baru kepikiran ya.. tas ini kan enggak aku kasih daleman, mukenanya bakal kotor nggak ya... ?
Atau sebenarnya bukan buat mukena juga bisa sih, buat apa aja, semacam kantung serba guna gitu..
Setuju ?


Salam Kreatif !

Selasa, 05 Februari 2013

Tas Selempang Rajutanku

Masih seputar merajut.... jangan bosen ya...
Kali ini aku membuat tas rajut untuk salah satu teman yang ulang tahun. 
Ukurannya kecil, kira kira siih buat jalan jalan santai gitu.. cuma buat nyimpen hape dan dompet saja.
Tas ini agak lain dari tas tas yang aku buat sebelumnya. Selain bentuknya yang lebih kecil, dan biasanya aku hanya merajutnya selang seling gitu.. biar cepet selesai (hihi..), untuk tas ini aku mencoba satu teknik baru yang diajarkan bu Yani, yaitu ketika menusuk bukan ngambil yang di depan, tapi ambil bagian belakang. Jadi ada tonjolan gitu.. Cuma karena benangnya warna warni jadi tidak begitu kelihatan hasilnya.

Selain itu, aku juga menghiasinya dengan bunga dan rumbai rumbai yang terbuat dari rantai rantai gitu. Buat yang pengen tahu, cara membuatnya adalah, sebelum naik ke rajutan atas, aku putar sekali lagi di baris itu, membuat rantai sepuluh lalu 'ditempel' di selang satu rantai (*aish, bingung nggak sih). Begitulah kira-kira sampai 3 putaran sehingga si rumbai  tumpuk tiga.

Supaya lebih spesial, saya menambahkan furing di dalam tas. Lapisan ini bener bener aku jahit pake tangan. Menempelnya pun pake jahit tangan. Juga resletingnya. Jadi jangan heran kalau hasilnya kelihatan yaaah...
Overall, kalau penampakan dari luar sih, nggak bakal kelihatan itu bekas jelujuran dsb. hehehe

Oh iya, berapa benang yang saya habiskan untuk tas ukuran 26 x 19 cm ini ? Satu gulung benang tidak habis.
Beberapa teman sering menanyakan, berapa harga rajutanku ? hihi terus terang saja belum berani menjual hasil karya. Harga bahan sih memang murah, tapi tenaga kerjanya aku belum berani menetapkan harga  :) *jiah #gakbakatusaha
Jadi ya.. maap maap aja. 

Nah penasaran mau lihat hasilnya ? Baiklah.. inilah tas itu

penampilan tas secara utuh
ini rumbai rumbainya...
kelihatan kaan... jahitan tangannya ? tapi aku merasa lebih mantap jahit tangan arena kalau jahit mesin, pasti bakal kelihatan di luar tas
Ini lapisan dalamnya ada saku, untuk nyimpen hape :p

Sampai sekarang, tas ini belum aku berikan pada si calon penerima hehe.. karena belum ketemu lagi. 
Apakah teman teman ingin mencoba membuat sendiri ?  *lempargulunganbenang

Salam Kreatif !


Selasa, 29 Januari 2013

Rompi Rajut

Libur ?
Gak kemana mana dooong...
Di samping udah tanggal tua, juga kadang bingung mau pergi sama siapa. Lha semua udah punya acara masing masing. Si mbak kerja kelompok, si F2 bertanding futsal, si F3 ke rumah temannya, mau pergi sama sisanya, pasti kakak kakaknya bakal ribut juga. Jadi kalau mau jalan jalan kudu dibuat jadwal jauh jauh hari sebelumnya. *jiaaah..

Nah, yah untuk mengisi waktu mengantuk di siang hari, ngapain lagi yah.. klo nggak bebikinan. Mau posting posting juga dah satu leppi diperebutkan beberapa kepala. Terpaksalah sebagai emak aku harus tahu diri hihi..

Nah, inilah hasil karya selama liburan  tanggal 24 Januari kemarin. Aku finishing di hari Sabtu dan Minggu sih.. karena cukup rumit dan cukup besar. Ah ya.. buat penyuka rajut, rompi ini tidak sampai menghabiskan satu gulung benang lho... klo ukuran gramnya aku nggak tahu berapa. Satu gulung biru, masih lebih. Sedangkan yang bagian pundaknya aku pake benang putih, karena kebetulan ada di rumah.

Inilah diaaaa.... rompi rajut.. warna biru...akan kupakai di hari Rabu !


Keuntungan dari rompi ini, karena tanpa kancing / kancingnya hanya tali, ternyata bisa dipake oleh keempak cewek di rumah. hihi olehku tentu saja, tinggal di tali kendor aja, sama F1 dan F3 talikan sampai nutup, nah kalau sama F4, talinya dianyam ke atas. Yipppiee.... tidak menyangka lho... Si F5 aja sampai nyoba nyoba *gubraks
ini dipake F4 dari belakang

kalau ini penampakan dari arah depan

ini dipake si Ummi - (si Ummi gaya iiih)

Salam Kreatif !


Senin, 28 Januari 2013

Flowery Necklace and Bracelet

Asyik juga ternyata bermain main dengan rajutan.
Semakin digeluti, semakin banyak ide ide bermunculan. Walaupun kadang karena tuntutan.

Beberapa hari lagi F3 ulang tahun. Dari jauh hari dia udah wanti wanti mau dibuatkan bros bunga untuk teman temannya. Baiklah, akupun sudah mencicil beberapa diantaranya. (pesannya 15 untuk para cewek). Eh, belum juga genap 15, udah ganti lagi minta gelang. Oke beibeh, gelang lebih mudah. Aku cuma merantai rantai dua benang sekaligus, ikat kedua ujungnya dan satukan. Jadilah gelang. Akhirnya F3 malah dapat membuat sendiri gelang gelang untuk temannya.

Dari situ tiba tiba F3 minta dibuatkan kalung, untuk kado ultah temannya yang ulang tahun Sabtu kemarin. Ahay !!  Jadilah membuat kalung.
Dari permintaan itulah kemudian aku membuat kalung dan gelang ini.
Masih tetep ya..... dari rantai dua benang. Hanya kuhias dengan bunga. Bagus nggak ?

kalung dan gelang itu
kalung dan gelang ketika dipake model
 
 Salam Kreatif !

Senin, 31 Desember 2012

Bros Rajut

Mungkin ini bukan kreasi yang baru, tapi aku baru ini mencoba membuat bros rajut. Itupun karena ada benang benang sisa. Benangnya pendek pendek, nggak tahu mau dibuat apa. Jadilah aku mencoba membuat bros rajut. 

Seperti biasa, polanya nggak ada. Akupun cuma mengira ira saja, dari pandangan selintas atas bros bros yang sering dijual orang.

Ini dia hasil buatanku. Bentuknya baru bunga dan yang satu lagi, ngarang nggak tau bentuk apa. :D 


 



Salam Kreatif !

Rabu, 26 Desember 2012

Tas Serut Rajut

Libur empat hari kemarin, membuatku sedikit punya waktu luang (haha.. sedikit, ngakunya, maksudnya setelah sisa tidur2an getoo...) untuk mencoba membuat pernak pernik baru yang sebelumnya aku belum pernah nyoba. Sekaligus juga aku bisa menyelesaikan beberapa hal yang masih dalam proses. Maklum, berkreasi ini kan cuma sambilan, cuma sarana rekreasi dan menghibur diri bagiku, jadi ya dilakukannya kalau lagi butuh hiburan ajaaa... :p

Ada satu, yang aku ngebet pengen selesaiin. Adalah tas serut. Awalnya pengen tas tangan buat cangkingan (hihi... what's the meaning of cangkingan). Maksudnya buat bebawaan gitu.. bawa hape, bawa uang kalau pas menyelinap dari kantor di jam istirahat (hihi)  atau pas jalan sekitar rumah. Tapi yang bukan dompet. Nah, makanya kepikiran bikin tas serut ini. Benangnya sendiri aku gak tau habis berapa ya.. karena ini adalah benang sisa dari tas Sondang, tas Eve dan tas mukena.
Waktu itu aku beli 3 gulung benang motif/sembur, dan 3 gulung benang polos kalau gak salah. (yaelah udah lama banget..)
Nah seperti biasa ngarang sana, ngarang sini, akhirnya jadilah tas serut ini...

tas serut dalam kondisi terbuka. panjang talinya sengaja selebar mulut tas

talinya terbuat dari rantai dua benang. aku selusupin di sela sela rajutan yang selang seling itu.
Ah ya, itu di bagian bawah kayak ada rumbai rumbai gitu, gak gitu kelihatan yah.. gapapa deh.. maklum tukang foto amatiran. :p

Salam Kreatif !

Jumat, 14 Desember 2012

The Little Gladiator

Pas kemaren nyari nyari benang sisa mau nyobain bikin bros, aku malah menemukan sepasang sepatu rajut yang belum jadi.  Tadinya kupikir masih lama, karena terus terang saja itu sudah setahunan lebih aku tinggalkan begitu sajaa...
Kalau dihitung aku di kantor ini saja sudah setahun lebih 2 bulan maka si sepatu itu lebih lama lagi dari itu hehe

Nah pas kemaren aku lihat, ternyata satu sepatu sudah jadi. Dan yang sebelahnya lagi cuma kurang renda di sekelilingnya plus tali temali untuk sepatunya...
Maka segeralah aku selesaikan, maka penampakannya pun lumayan 

agak 'peyot' ujung sepatu yang kiri

bagian bawah sepatu, gak berpola
 Ayo siapa mau ???

Salam Kreatif !

Selasa, 29 Mei 2012

The Gift : Ikat Pinggang Rajut

Teman teman pasti suka klo dapat hadiah. Apalagi kalau hadiah itu spesial dan lebih spesial lagi kalau itu khusus dibuat untuk kita. Jadi teramat amat spesial.

Ketika aku mau pindah ke kantorku yang sekarang ini, salah satu temanku ada yang memberiku hadiah hasil kreasinya sendiri. Namanya Evelin.

Evelin ini belajar merajut dari internet langsung lho...  Internet ? Yup. Dari youtube dan rajin searching dan rajin pula mengunduh pola pola gratis di internet.

Salah satunya  adalah ikat pinggang ini...
Aku nggak tau dia pake rajut model apa. eh belum tau ... syapa tau ntar aku juga bisa merajut seperti ini.

Tapi sayang seribu sayang, aku belum berkesempatan memakai belt ini. Karena setahuku tidak boleh seorang muslimah memakai pakaian yang membentuk badan. Padahal aku naksir banget warna coklatnya.

Rencananya sih aku mau bikin gamis kutung gitu, dan aku udah punya blazer coklat bunga bunga dari adikku. Jadi gamis kutung, pake belt, diluarnya tutup blazer. Si ikat pinggang cuma ngintip ngintip doang.
Tapi sampai sekarang belum kesampaian karena masih menunggu anggaran.

Mau lihat ikat pinggangnya ?
Ini dia ... fotonya agak gelap yah...
Salam Kreatif !

Sabtu, 05 Mei 2012

Another Shoulder Bag

Tas ini sudah lama aku mulai kerjakan. 
Nggak lama dari lebaran lalu deh. Sampai udah mau lebaran lagi nih.
Kalau dilihat riwayatnya, malah lebih lama lagi. 
Pas aku bikin tas yang ini, salah seorang sahabatku melihatnya. dan dia pengen dibikinin juga. 
Maunya warna biru. Hihi.. nggak janji deh. 
Namuuun... berhubung yang meminta adalah seorang sahabat, ya insya Allah aku buatkan.
Tapi nggak pake dead line ya.. maklum orangnya angin anginan. 
Kalau angin bertiup ke dapur ya aku ngoprek dapur. 
Angin ngulik bertiup, ya aku crafting.
Kalau angin bertiup ke komputer, ya aku asyik aja depan kompi. Entah ngetik entah sekedar bewe dan nulis nulis komen sana sini. hehe

Baiklah, karena berkreasi ini menjadi sarana menghibur buatku, setelah berbagai kesedihan dan keruwetan yang nggak perlu aku ceritakan di sini, maka kreasiku makin banyak. Aneh ya..
Lalu teringatlah  daku akan si calon tas yang sudah setengah jadi ini. Ceritanya sudah pernah aku posting sebelumnya.
Dan tanpa babibu dalam semalam selesailah. (hah ? ternyata cuma semalam)
Lihat tas ini. 
Dirajut dari benang sembur warna biru gradasi. 
Slempangnya sengaja dibuat terpisah, pakainya tinggal diikat sesuai keperluan dan tinggi badan *ups keceplosan.
Berhubung ada sedikit sisa benang, ya udah sekalian aja ku bikin bunganya sebagai hiasan.

bunganya kekecilan yak, gak kelihatan

Salam Kreatif !

Kamis, 16 Februari 2012

Work In Process

Meski lama banget nggak posting hal hal baru, bukan berarti berhenti membuat sesuatu yang "baru". Saking lamanya sampai melewati 3 tahun baru. Tahun baru hijriah, tahun baru masehi dan tahun baru imlek. hehe.. lebay ya..

Entah kenapa, mungkin sudah dari sononya, keinginan untuk ngulik segala sesuatu itu selalu ada. Sebenarnya sebab utama macetnya kegiatan blogging adalah tidak tersedianya internet gratis lagi di tempat kerjaku yg baru. Internet ada, tapi berhubung tugasku sekarang di front office, nggak mungkin kan ya.. melayani customer sambil blogging. Akhirnya aku beli modem untuk mendukung kegiatanku (blogging, jualan, dsb)
Eh, kok jadi curcol.
Baiklah kita kembali ke topik utama, tentang beberapa hasil kreasi yang masih dalam proses. Beginilah gayaku yg bosenan, klo bikin sesuatu nggak langsung jadi, tapi gonta ganti beberapa hal dalam satu periode..


Ini selimut perca yang belum jadi, temanya ungu. Ukurannya kecil, untuk bayi.


Yang coklat calon syal dari benang yang keriting gitu, yang biru calon tas

Jumat, 30 Desember 2011

Tas Mukena

Seneng juga ya.. kalau bertemu orang orang baru yang kebetulan punya minat yang sama dengan kita...
Di kantor baru ini aku menjumpai, ada seorang temanku yang pernak perniknya disimpan di tas tas hasil rajutan. Langsung aja aku tempel dia. Setelah ngobrol sana sini, ini itu, akhirnya aku bertanya, siapa gerangan yang membuat tas tas cantik itu. Eh.. ternyata... itu adalah hasil karya ibunya. dan si temenku itu, ternyata tidak bisa (belum bisa kali ya...) merajut. Yaah... nggak jadi deh, nanya nanya yang terkait dengan rajut merajut.

Nah salah satu hasil rajutan Ibu temenku itu adalah tas mukena. Aku lihat lihat... Entah bagaimana bikinnya, penampakannya itu, sebaris rajutan full ke atas, berselang seling dengan rajutan rantai/chain yang membentuk pola tertentu.
Yah.. karena nggak tau cara bikinnya gimana, aku cobain aja praktek langsung. Kira kira beginilah penampakan replikanya... (wuih, replika !.. )


dan kalau sudah diisi mukena, kira kira akan seperti ini, nampakkah pola pola rantainya ?

Kamis, 29 Desember 2011

Tas Buat my Hany

Aku punya tas rajut kecil, yang aslinya adalah milik Teteh Firda. Ketika dia udah bosen makai, dan aku perlu kantong untuk eksternal hard disk ku + printilan-printilannya maka kupakailah tas itu.
Eh, pas aku bawa ke kantor, Hany-ku yang penyuka ungu pengen tas gitu juga, karena dia juga baru beli eksternal hard disk. Baiklah my honey, aku akan buatkan tas yang sama buatmu. Karena kamu penyuka ungu aku buatkan warna ungu untukmu.



dan kalau digantung penampakannya jadi seperti ini


semoga bermanfaat ya Han...

Selasa, 01 November 2011

Thank's God !

Thank's God ! Tiba tiba ide itu datang, dan alhamdulillah bisa menyelesaikan kreasinya.

Sudah lama aku membuat alas persegi untuk sebuah tas bekal makan siang. Rajutan di alas tas aku buat macam macam, sekalian nyoba nyoba, ada yg single stich ada yang double stich hihi... tapi sudahlah, nggak keliatan ini. Nah bingung pas udah selesai dasar bentuk persegi, aku dengan nekat langsung rajut naik aja membentuk badan tas. Ada yang tau ? apakah cara ini yang biasa digunakan para perajut ?

Untuk dinding tas, aku masih mengandalkan rajutan selang seling, dengan alasan khusus yaitu malas merajut penuh. Toh bawaan tidak begitu berat, dan benang rajut ini begitu kuat.

Tas ini pakai sisa benang, satu benang polos dan satu benang sembur. Tapi nggak kelihatan ya..nah pas di pegangan tas, aku rajut dua benang sekalian, jadi pegangan tas-nya agak keras gitu.

Nah tadi malam, tiba tiba saja kepikir untuk menyambung atas tas ini dengan kain, dan yah tiba tiba saja, pengen nulis ini di kain sambungan itu


lalu aku sambung ke tas dan beginilah penampakannya


ini dari sisi sebelahnya


nah ini kalau di serut


tas ini pas lho... untuk memuat dua small square... (halah.. pake nyebut nyebut dagangan segala !)

Ok deh, tas imut itu, dikirim ke Mami Cheza yang baru saja dapat kabar gembira kehamilan kedua.. Selamat Ya ....

Senin, 24 Oktober 2011

Dompet Rajut

Seperti yang pernah kuposting disini, gara gara minum kopi habis maghrib, keterusan deh nggak bisa tidur. Daripada bengong tanpa kegiatan, aku mengambil benang woll sisa syal buat mbak Ida. Rajut rajut rajut. Jadilah sebentuk dompet ini.

Pertamanya aku bingung mau diapain finishingnya. Eh, kemaren, anak gadisku yg ketiga mengusulkan agar aku buat semacam dompet pensil aja buat hadiah ultah gurunya yang notabene temanku juga.
Ya sudahlah, anggap saja ini hadiah dari seorang teman buat temannya, bukan hadiah dari seorang murid buat gurunya. hehe..

Inilah penampakan hasil rajutan itu


Sebagai finishing, aku pasangin resleting warna mudanya, dan dilapis kain warna coklat. (hihi kebetulan ada yang cocok di sisa perca).
Tapi sayang, aku lupa mengambil gambarnya.

Senin, 17 Oktober 2011

Syal buat mbak Ida

Mbak Ida adalah temanku yang baik hati dan tidak sombong. Beberapa bulan lalu dia promosi menjadi Kepala Seksi.
Meski sudah menjadi kepala seksi, mbak ida tetap baik sama kita kita lho... hehehe.. iyah, soalnya kita juga baik sama mbak ida. (halah !)

Aku membuat syal ini untuk mbak Ida. Karena masih riwa riwi naik motor maticnya. Syal dibuat dengan warna yang senada sama scoopy nya, yaitu coklat susu.
Aku pake bahan benang woll. Tadinya pengen nyari benang yang rumbai rumbai gitu, dan lembut. Tapi belum tahu tokonya. karena Toko Tulip sudah tutup dan aku malas belanja di toko online-nya. hehe
Atas saran teh Iffon pemilik toko tulip, aku pake dua warna yg dirajut bareng. Jadinya gradasi gitu.
Eh, pas aku ngrajut itu, aku lihat syal bikinan neng dita yang ini. Jadilah aku meniru (huhu.. meniru) untuk finishingnya.
Tapi sayang :( tiruannya jaaaauuuhhh.. sekali dari punya neng dita. Jauh panggang dari api.
Maaf ya Dit, aku belum punya ke khas-an dalam kreasiku.
Harap maklum, ada yang bilang kan proses kreatif itu dari berproses :
pertama niteni (memperhatikan)
kedua niroake (meniru)
ketiga nemoake (menemukan)
Semoga suatu hari nanti aku bisa menemukan sesuatu yang khas dalam kreasiku.

Mau lihat hasil rajutanku ? Inilah penampakan syal mbak Ida itu..



ini aku dan mbak Ida


Dipake ya mbak...

Senin, 10 Oktober 2011

Syal untuk Abi

Beberapa minggu terakhir di Bandung berasa dingin banget. Yah kalau sekarang sih udah agak telat kali yah, udah mulai hujan. Tapi nggak papa lah. Aku buat syal ini sebagai pengganti syal yang aku hilangkan eh, ketinggalan di sebuah seminar.

Terbuat dari benang (sejenis) woll gitu. Aku nggak tau namanya. Karena tinggal nunjuk di Toko Tulip.

Karena warnanya hitam, sebagai variasi aku buatkan lubang lubang yang membentuk motif seperti ini. Untuk sisi kanan dan kirinya aku buat semacam renda begitu. Dan di ujung ujungnya dikasih rumbai rumbai.


Seneng melihat doi memakai satu dua kali. Hihi.. akhirnya menyerah, katanya kependekan. (ah, mustinya aku tanya mbak google dulu, berapa sih standar panjang syal ??)

Jumat, 23 September 2011

Tas Benang Wol untuk Teteh

Sebenarnya ini tas yang pembuatannya sudah luaaaammmmmaaaaaa buanget. Kurang panjang tuh, nulis lamanya. Lha wong dibuat untuk hadiah Teteh masuk TK, selesainya pas Teteh naik kelas II. (Emak yang kebangetan yah ?)

Ceritanya waktu itu, seragam TK hijau di hari senin dan Kamis, orange di hari selasa dan Jumat. Rabu dan Sabtu olah raga. Maka sengaja warna tasnya orange hijau. Eh.. terus keburu punya baby, akhirnya Teteh dibujukin beli tas barbie aja.

Nah, sekarang, bebinya aja udah sekolah, maka diselesaikanlah tas itu. Begini penampakannya.