Tentang Titi

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
istri, ibu dari 5 anak, full time worker, menghibur diri dengan berkreasi dan berpuisi
Tampilkan postingan dengan label gift. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gift. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Desember 2013

Yang Mendapat Vintage-Bag adalah...

Teman-teman.... sepertinya bukan kejutan lagi ya... siapa yang akan mendapatkan vintage bag. Karena aku udah pasang fotonya di akun IG-ku @titiesti (boleh dong follow....)

Jadi.... setelah diundi dengan sportif oleh F4 dan F5, nama-nama yang keluar dan berhak mendapatkan tas tsb adalah.....
* Lidya -Mama Calvin
* Ndutyke
* Nyonya Sutisna

Silakan kirim alamat teman-teman ke email : titiestiti@gmail.com atau inbox di fb/twitterku. Terima kasih sudah menjadi pengunjung setia blog ini.

Salam kreatif !

Minggu, 24 November 2013

Vintage-Tote Bag Dua Sisi

Hai temans, masih suka berkreasi ?  Kalau aku ya alhamdulillah, karena berkreasi merupakan salah satu caraku menghibur diri. Kreasi jalan terus... tapi sering lupa sesi foto-nya, jadi ya enggak bisa diposting.

Kali ini aku mau mamerin tas bermotif vintage buatanku. Tas ini akan aku jadikan hadiah ulang tahun untuk seorang teman istimewa yang betul-betul girlie, dan kebetulan beliau seorang dosen. Aku ngebayangin tas ini bisa untuk membawa hasil ujian mahasiswa atau membawa text book yang lumayan berat. Maka akupun menjahitnya dua kali di setiap sisi (Jawa : ditindes) . Pun di bagian pegangan juga aku jahit berulang.
Ya walaupun kalau mau dipakai bawa bekal makan siang yo gak masalah siiih..... suka-suka yang makailah...

Selain warna dan motifnya yang cute habis, tas ini juga punya keistimewaan lain, yaitu bisa dibolak balik. Sisi luar bermotif vintage, sisi dalam bermotif polkadot berpadu dengan garis-garis kecil. Lucu kan ...kan... kan...? Cicak aja sampai bilang ck ck ck tuuh... nemenin aku bikin postingan ini.

Nah, ada yang pengen ? Pengen doang atau pengen banget ? Ciyuuusss ???
Buat teman-teman yang kepengen tas serupa, insya Allah aku sediakan 3 buah tas untuk tiga pembaca beralamat di Indonesia yang beruntung, yang meninggalkan jejak berupa komentar di postingan ini.
Satu akun satu komentar ya...
Isi komennya : mau dipakai bawa apa kalau dapat tas seperti ini

Tasnya kurang lebih seperti gambar kanan bawah (yang terpisah), satu sisi aja tapi ya....
Sisi-sisinya sekitar 25 s.d. 30 cm. Hehe gak jelas pisan ya ?
Iyaaa... soalnya bukan pabrikan siiih. Gak bisa bikin yang persis. Tapi tenang aja.... semua tas dibuat dengan rasa cinta dan persahabatan.

Baiklah, kutunggu komentar teman-teman sampai akhir bulan ini ya... Pengumumannya insya Allah awal Desember. Boleh lhooo... ngajak teman biar ramai... #modus

Minggu, 09 September 2012

Coklat Warna Warni dan Temu Kangen

Mendapat undangan syukuran rumah tiba tiba dari teman lamaku Mbak Dewi yang suaminya juga mantan atasanku, sedikit membuatku bingung mau bawa apa yaa..... Secara mereka pasti sudah menyiapkan segala sesuatunya.  Terlebih mbak Dewi itu orangnya detail sekali  dalam segala hal, juga sangat teliti. Pastilah sudah disiapkan. Akan tetapi aku berfikir dalam hati, semua persiapan mereka bukan berarti menjadi penghalang bagiku untuk membawa suatu cendera hati, iya kan ?

Meski Sabtu pagi kemarin membuatku asli malas sangad, tapi sudah terlintas satu niatan. Mengingat tetamu nanti adalah mantan teman satu seksi yang pada muda muda, anak anak masih kecil kecil, maka kepikiran mau membuat coklat warna warni saja, kebetulan persediaan ada.  Karena si Abi pergi ke Yogya akhir pekan ini, otomatis aku bakal ke Cigadung sendiri, eh berdua Faiz. Sempat terfikir apa mau pakai taksi saja, karena rasanya belum terlalu fit untuk "momotoran" berdua. Tapi membayangkan macet di jalannya aku beranikan diri saja naik motor.

Acara jam sepuluh, ah ngobrol ngobrol aja. Jadi santai. Pagi aku masih ngobrol sana sini juga. Setelah mengantar F3 dan F4 aku "parkir" di Nenek Ranan sampai jam 9. Sudah gitu "parkir" lagi di rumah bu Siti sampai jam 10. Nah jam 10 sampai rumah baru deh, ngebut bikin coklat ini.  Cuma coklat biasa, dilelehin / ditim kemudian diaduk dengan rice chrispy. Karena waktu yang singkat, aku masukin kulkas sebentar untuk proses membekukan kembali.
Dan ...tadaaa.... jam 11 aku sudah punya coklat hampir satu wadah penuh.

Aku membuat coklat putih, pink dan coklat.

kemasan hantaran ala koboy, gini doang
Sesampai di sana, benar ternyata. Banyak anak anak. Coklat pun langsung diserbu. Anak Mas Eka dua, cowok semua (kelas 1 dan 3 tahun), anak Mas Amin dua (Hasan kelas 1 dan Tsabita 3 th), anak Mas Iyan satu (Maryam, 3th). Yang lain lain nggak pada ngajak anak anaknya. Mas mas itu datang sama istrinya. Mbak Era, Pak Deni, Pak Har, Pak Yayat, Bu Endang+pak Sulaeman, Mas Budi, Mas Sofyan... rame rumah mbak Dewi. Sayang Mas Munir dan pasukan tidak hadir.

Datang datang pas waktu makan. Hihi.. Menunya timbel komplit with ayam bakar. Tambah sop buatan Mbak Dewi yang top tanpa MSG. Dan Faiz pun disambut dengan bingkisan kecil a la anak anak ulang tahun gitu.. (bener kan, mbak Dewi detail....) Faiz yang awalnya canggung, perlahan lahan mulai 'hommy' dan mau main sama anak anak yang lain.

Aku yang bingung, antara mau ngobrol sama rekan sejawat atau mau ngobrol sama para nyonyah itu, kenalan sekaligus temu kangen karena kenal mereka pas baru nikah aja dulu dikenalin ke kantor. Hihi.. tetep saja sih aku ngobrol sama para nyonyah. Meski belum terlalu kenal tetep nyambung. Ngobrolin aja masalah anak, rumah, dan mudik. Rame deh. Wah, istri mas Amin habis jatuh dari motor, tangan kanannya pake gibs untuk 1.5 bulan. Istri mas Eka nggak mudik lebaran karena tidak nyaman dengan ramainya perjalanan. Mudiknya nanti saja. Istri Mas Iyan agak pendiam dan malu malu, cerita tentang arisan komplek. Serrru !!

Sekitar jam dua-an tetamu satu persatu pulang. Karena aku datang terakhir, dan masih kangen, aku di sana sampai jam tiga lebih dikiiiit. Hihi.. berhubung kita semua nggak ada yang narsis, dan keasyikan ngobrol, maka pertemuan yang indah dan sudah lama diidamkan ini, yah semacam reuni mantan kepegawaian  begitu,  tidak ada gambarnya satupun. Biarlah gambaran itu indah di dalam album kenangan masing masing kita. Jiaah

Salam Kreatif !

Senin, 02 Juli 2012

The Gift : Birthday Cake

Enaknya punya sahabat yang nauin tuh, kita nggak perlu bilang ini dan itu, udah ditanya duluan.
Kamu mau dibikinin kue apa untuk ultahmu ? Tanya Mama Tri
(Mama Tri ? hihi.. iya... secara kita udah prokalmirkan diri sebagai calon besan, jadi anak anak dah disuruh manggil Mama...wkwkwkw)
Karena aku merasa bahwa aku sering "tidak punya keinginan" , ya udah aku nurut aja.
Mau dibikinin apa aja terserah.
Syaratnya : Aku bisa bikin replikanya
Halaaaah..
Maksudnya, setelah dikirimin kue itu,  aku bisa membuat kue yang samaa...
Pasti kan anak anakku bakal pengen makan kue itu lagi, apalagi kue bikinan Mama Tri. Ah pasti enak deeeeh..
Akhirnya, si Tri membuatkan red velvet..
Karena keasyikan cerita, lupa deh minta resepnya.
qqq... lupa diri.
Ok deh.. ini penampakan kuenya..
tampak atas, cokla lembaran yg melingkar2 itu gak tau gimana bikinnya, sama daun pink itu dicetak pake daun mawar lho.

tampak samping, hiasan berupa anyaman. aku udah diajarin tapi males aja bikinnya. sepotong sepotong.. :P
Cantik kan ? Yah, cantik dan enak.
Terima kasih, calon besaaaan...

Salam Kreatif !

Senin, 04 Juni 2012

The Gift : Rompi with Kapucon

Sebenarnya ini sudah cukup lama ya..
Temenku yang memulai usaha menjahit, menjadikan aku dan keluargaku sebagai tester.
Untuk anak anak dia membuatkan gamis kutung warna warni dengan kain sambung tabrak gitu.
Lagi mode katanya. Bunga tabrak kotak. Biru tabrak pink.
Tapi aku nggak berani.
Maka untukku dia membuatkan rompi dengan list bunga warna warni di saku dan di bagian dada menyambung ke kapucon/tudung kepalanya.

Tapi  usaha itu buat penampilanku gak gitu ngaruh ya.. karena ketutup kerudung.

Tapi para sahabat yang melihat aku berpenampilan beda dengan rompi jeans segera minta dibuatkan. Aku jadi berasa menjadi duta produk getooo
Nggak sia sia, lima pesanan langsung dari para sahabat dan teman temanku, eh enam malahan.

Tri, Sondang dan Aku. Klo punya Sondang di kasih lengan.

Salam Kreatif !

Selasa, 29 Mei 2012

The Gift : Ikat Pinggang Rajut

Teman teman pasti suka klo dapat hadiah. Apalagi kalau hadiah itu spesial dan lebih spesial lagi kalau itu khusus dibuat untuk kita. Jadi teramat amat spesial.

Ketika aku mau pindah ke kantorku yang sekarang ini, salah satu temanku ada yang memberiku hadiah hasil kreasinya sendiri. Namanya Evelin.

Evelin ini belajar merajut dari internet langsung lho...  Internet ? Yup. Dari youtube dan rajin searching dan rajin pula mengunduh pola pola gratis di internet.

Salah satunya  adalah ikat pinggang ini...
Aku nggak tau dia pake rajut model apa. eh belum tau ... syapa tau ntar aku juga bisa merajut seperti ini.

Tapi sayang seribu sayang, aku belum berkesempatan memakai belt ini. Karena setahuku tidak boleh seorang muslimah memakai pakaian yang membentuk badan. Padahal aku naksir banget warna coklatnya.

Rencananya sih aku mau bikin gamis kutung gitu, dan aku udah punya blazer coklat bunga bunga dari adikku. Jadi gamis kutung, pake belt, diluarnya tutup blazer. Si ikat pinggang cuma ngintip ngintip doang.
Tapi sampai sekarang belum kesampaian karena masih menunggu anggaran.

Mau lihat ikat pinggangnya ?
Ini dia ... fotonya agak gelap yah...
Salam Kreatif !