Tentang Titi

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
istri, ibu dari 5 anak, full time worker, menghibur diri dengan berkreasi dan berpuisi
Tampilkan postingan dengan label prakarya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label prakarya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Desember 2013

Tas dari Kain Perca

Bulan lalu mbak Fathimah dapat tugas membuat prakarya di sekolahnya.
Aku ngusulin beberapa seperti tempat pensil, boneka kaos kaki, ataupun lukisan di botol kaca/gelas. Dia enggak mau katanya itu tugas anak-anak banget. Yaelah... tugas anak gede seperti apa siiih... *mbatin doang

Setelah googling-googling, dia bersama sahabatnya sepakat membuat tas selempang berbahan kain perca. Aku nggak tanya link-nya, jadi aku nggak bisa share di sini ya...
Biasa aja sih sebenarnya..
Awalnya kain perca dipotong bulat sesuai ukuran yang dikehendaki. Punya Fathimah diameternya sekitar 10cm.
Setelah itu, sekeliling pinggiran kain bulat itu dijelujur, terus ditarik sehingga membentuk bulatan yang lebih kecil. Kemudian bulatan - bulatan kecil itu disusun, dengan dijahit jelujur sama Siti-sahabat mbak Fathimah.
Aku cuma lihat saja.. pengennya sih mengarahkan agar perca itu disusun membentuk sebuah motif baru. Tapi ya sudahlah, kan nanti jadi enggak asli karya mereka deeeh...




Salam Kreatif !

Minggu, 17 November 2013

Aneka Jenis Tusuk Dasar dalam Menyulam

Yeay! Lagi rajin posting hasil kreasi anak. Hasil kreasi Ummi lupa belum difoto. Besok-besok lagilah kalau bebikinan kita adakan khusus photo session.
Ini nemu lagi karya Fikri waktu kelas VII, aneka sulaman untuk pelajaran SBK (Seni, Budaya dan Ketrampilan). Rupanya saking sulitnya eh saling berkesannya tugas ini kali ya, Fikri masih menyimpannya sampai sekarang, dua tahun sudah.
Ini hasil karya Fikri.
Karena guru SBK-nya hanya ngasih fotocopian macam-macam sulaman ini, maka  aku ngasih tahu Fikri cara pembuatannya di awal baris.
Aku sendiri enggak hafal nama-nama tusuk ini. Dari 13 jenis ini aku hanya tahu beberapa :
- jelujur
-?
-  tikam jejak
- ?
- ?
- tusuk rantai tertutup
- tusuk feston
- tusuk silang/strimin
- jahit som/sum
-
-
-
-
-


Teman-teman ada yang bisa membantu ?

Kamis, 14 November 2013

Boneka Tangan dari Kaos Kaki

Kali ini aku mau posting tentang prakarya anakku. Udah lama ya... enggak posting beginian. Postingan dengan label karya anakku atau prakarya itu aku niatkan buat dokumentasi. Soalnya kalau sudah dikumpulkan di sekolah, belum tentu hasil karya akan kembali. Kalau karya bagus/unik malahan biasanya enggak pulang, karena disimpan di sekolah untuk dipamerkan di acara project school. Minimal ada gambarnya laah, jadi tanda bahwa mereka pernah bikin sesuatu.

Ini buatan Firda-kelas 4. Boneka tangan dari kaos kaki. Cuma ditempel-tempel flanel gitu, buat wajah dan 'baju'nya. Sedangkan rambut dari benang wol. Itu potongan rambutnya new look, trend 2014 nanti :D
Maklum aja... kalau si Teteh ini memang belum kelihatan bakat crafty-nya. Dia mah senengnya nulis dan cerita

Selasa, 19 Februari 2013

Tempat Pensil Flanel

Ngiri ama mbaknya, F3 juga pengen karyanya mejeng di blog Ummi :)
Padahal udah ada juga kan, buatan dia yang mejeng disini..

Beberapa waktu lalu F3 dapat tugas membuat tempat pensil dari flanel.(Eh apa sih bedanya flanel sama felt ? ah skip dulu lah, kapan kapan gugling)
Sebenernya tugas ini seperti tugas 'turun temurun'. Kenapa ? Soalnya kedua kakaknya juga mendapat tugas yang sama pas mereka kelas 6 dulu.
Aku masih ingat, F1 membuat tempat pinsilnya 'bersekat', di bagian tengah dia jahitkan flanel yang ukurannya beberapa cm lebih rendah dari sisi kanan dan kiri. Idenya lumayan menurutku, kenapa lumayan ? Yup berhubung sisi bawahnya tidak dijahit, walaupun bersekat, pensilnya nyampur juga :)
Seingatku dia buat warna hijau muda dipadu kuning.
Trus F2 membuat sisi sisi tempat pensilnya beda warna, walaupun dia harus menjahit space yang lebih panjang, kayaknya dia rela rela aja. Warnanya biru merah kalau nggak salah. *entah kemana tuh barang.
Nah sekarang F3 membuatnya warna pink ! Yup, pink. Cewek banget ya... Yaeyalaaah... da memang cewek. =))

tempat pensil buatan F3

Pertama jahitkan dulu sisi resleting pada bagian panjang flanel. setelah dua sisi bertemu dan terlipat, kemudian baru  dijahit bagian lebar (kanan dan kiri)  yang sudah terlipat jadi dua itu.
Terakhir tinggal tempel tempel deh hiasannya.
Semua jahit tangan saja dengan jahitan tikam jejak. Bagi yang belum tahu jahitan tikam jejak, dia ini mirip jelujur gitu, tapi diulang ulang nusuknya jadi lebih kuat.

Nah, siapa mau ngajakin anak anak / adiknya membuat tempat pensil seperti ini ?  Atau mencobanya sendiri ? Silakan ya.. Gampang kok....

Kamis, 14 Februari 2013

Miniatur Doraemon

Si Mbak Fathimah dapat tugas lagi dari sekolah untuk pelajaran SBK. Setelah sebelumnya ditugasi membuat semacam siluet gitu, maka kali ini tugasnya lebih berat, yaitu membuat patung.
Bukan patung sembarang patung yang dia buat, tapi patung doraemon eh miniatur doraemon tepatnya.
Hihi... kebayang deh ya.. susah payahnya. Jadi inget salah satu adegan perahu kertas ketika si Keenan belajar memahat ya...
Kemaren si Mbak juga demikian. Untunglah bahannya dari gipsum, jadi nggak terlalu keras. Memahatnya pun cukup menggunakan cutter.
Lucunya, ternyata si gipsum ini bisa di tambal sulam tempel ulang hanya dengan air.
Jadi kalau ada bagian yang mahatnya terlalu dalam, ya tinggal 'ditempel' aja. Caranya, kedua sisi gipsum yang akan ditempel dibasahi dengan air, kemudian ditempelkan sambil sedikit ditekan-tekan agar tempelan itu halus.
Fyuuuuh... tetep repot juga ya..

Melihat mbak tekun mengerjakan tugas itu, aku malah jadi tergoda untuk menggoda *jiaah
Pertama menanyakan kepalanya gimana mi..
Kujawab kepala belum bulat kok udah ditanyain gimana
Terus nanya tangan. eh tangannya kekecilan qqq
dsb dsb akhirnya si mbak nggak minta komen lagi. #emak nakal

Setelah selesai dipahat, 'patung' gypsum itu harus diwarnai. Ternyata warna gypsum bisa berubah ya...
Satu dua hari sebelum diwarnai, kepala doraemon udah lumutan, ada bintik bintik hijau gitu.. ya mungkin karena lembab. Untunglah setelah diwarnai, tidak nampak lagi.

Mau lihat bagaimana rupa doraemon ? Jreng jreng jreng.....

tampak mukaa

tampak atas
Menurut teman teman, mirip nggak siiiihhh ?

Salam Kreatif !

Senin, 11 Februari 2013

Gantungan Kunci

Ini sebenarnya repost dari blog sebelah.

Gantungan kunci dari kain flanel / felt.
Yang pertama, bergambar kumis yang lagi laris manis.
Sekelilingnya dijahit dengan tusuk feston, gantungannya dari benang emas. Sebelum dijahitkan, ujungnya disimpul mati dulu, supaya tidak tertarik keluar ketika digantung.
hiasan kumisnya dilem dengan lem tembak / lem lilin, sedangkan matanya dari kancing yang dijahitkan.

Kemudian yang kedua, hanya dihias gambar hati, yang dijelujur sebelum kain berbentuk lingkarannya disatukan.
Kedua gantungan kunci ini diisi dengan dacron. Ukurannya dapat dibuat sesuai selera ya.. demikian juga hiasannya.

Gampang kan ?   Yups. Ini buatan anakku yang ketiga untuk pelajaran SBK.

gantungan kunci felt

Salam Kreatif !

Minggu, 01 April 2012

Taplak kain perca

Belum menampilkan hasil kreasiku
Kali ini adalah hasil kreasi anak anakku, diajarin sama ibu guru disekolah.
Aku sendiri sudah sedikit lupa dengan barang ini, hanya saja, pas kemaren ada market day di sekolah, barang-barang prakarya anak anak, dilelang dan dibeli oleh orang tua masing masing
Taplak ini dibuat dari pinggir.
Mula mula, gunting kain perca bentuk bujur sangkar 10x10cm, kemudian dilipat menjadi dua /bentuk segitiga sama kaki. Kemudian segitiga itu dilipat lagi menjadi bentuk seperti dipinggiran kain tsb.
Lalu dijahitkan ke kain yang agak tebal. (anak anak pakai kain keras yang sering dipakai sebagai lapisan krah baju)
Demikian dijahit satu persatu sampai beberapa lapis. Setelah dirasa cukup, baru ditempel kain.
(btw mirip bikin keset depan pintu yah..)
Nah, mereka ternyata memasang payet sebagai hiasan. Ini payetnya dilem, bukan dijahit.
Gampang ya ?

Salam Kreatif !

Kamis, 16 Februari 2012

Siluet Wajah

Judulnya ngasal. Ini adalah foto yang aku "colong" dari kamar anakku.
Dari sekian jumlah anakku, yang udah kelihatan kecenderungan crafting kayaknya baru mba Fathimah. Mungkin juga karena dia paling besar ya.. jadi sudah lebih prigel bikin ini itu.
Nah.. ini adalah karya dia dari gipsum, yang dikumpulkan untuk tugas sekolah.
Awalnya dibuat sketsa di gipsum. Terus dikerik sedikit demi sedikit pakai cutter. Terakhir di warnain.



Oya, gipsum itu pecah di sudutnya karena dibawa bolak balik sekolah rumah. Terus entah gimana ceritanya, tau tau dimasukkan ke dalam papan styrofoam gitu, yg sekaligus berfungsi sebagai pigura. Nggak kelihatan kan bekas pecahnya ?

Rabu, 05 Oktober 2011

Like Mother Like Daughter

Dari sekian banyak anakku (hallaaaaah..lebay pisan), hehe.. iyah, maksudnya dari lima orang anakku, yang sudah kelihatan suka ngulik baru anak yang pertama. Mbak Fatimah. Beberapa waktu yang lalu dia mau aja ketika kusuruh latihan melukis di kain, nantinya mau dibuat tas. Tapi sampai sekarang belum jadi jadi juga si tas tea.

Nah, pas aku ultah Juni kemaren, si Mbak kasih aku hadiah. Hadiahnya sebuah tempat pensil berdiri, yang dilukis dengan gambar pemandangan a la anak SD. Medianya adalah karton tebal yang sudah berbentuk kaleng gitu. Dia pake cat akrilik.
Ini penampakannya


Tak lupa dia juga membuat kartu ucapannya dengan tema senada:



Isinya ? Yah selamat ulang tahun, semoga panjang umur dan dibanyakin rejekinya. Amiiiinnn...

Anehnya, waktunya itu hampir barengan sama postingan Hayano Handmade yang ini. Anak SD banget yah ? (hihi anakku kelas 1 SMP waktu itu)

Jumat, 30 September 2011

Sekeranjang Kucing dari Kaos Tangan Bekas

Sebenarnya agak ragu ragu posting ini, karena gambarnya nggak begitu jelas. Gambar diambil pakai hape berkamera VGA. Tapi rasanya sayang, karena karya ini hasil kolaborasi dengan Teteh Firda, anakku. Aku bantu sekian persen. Hehe..

Kucing kucing ini dibuat dari sebuah kaos tangan bekas. Adanya warna warni hitam putih. Yah aku pake saja.
Bahannya
Sebuah sarung tangan bekas
Dacron untuk isi
Satu buah silinder (bekas lakban,paralon, atau potongan botol aqua)
Ijuk (untuk kumis) kira kira 1.5 cm x 15 buah (1 kucing = 3 kumis ijuk)
Potongan kecil kain flanel untuk telinga dan hidung
Benang, dan Pita kecil untuk dasi kucing
Mata - mataan ukuran kecil juga
Lem Uhu
Pita lebar untuk hiasan keranjang

Cara membuat :
1. Bentuk kepala kucing dengan cara memasukkan dacron ke seluruh ujung jari kaos tangan. Setelah membentuk bulatan calon kepala, ikat dengan benang.Isikan lagi dacron di sisa jari untuk badan kucing.
2. Tempelkan telinga, hidung dan mata di kepala kucing. Ikat juga pita dasi kucing.
3. Pasang kumis dengan cara menyelipkan ijuk ke kaos tangan, bila bergoyang goyang, tambahkan lem uhu.
4. Masukan silinder bekas lakban ke dalam sarung tangan, atur kucing kucing di dalamnya.
5. Pasang pita di sekitar silinder yg sudah masuk tadi. Jadilah dia.

Kurang lebih beginilah penampakannya


Ini keranjangnya, setelah silinder masuk kaos tangan. Tapi lupa ternyata pas ngambil gambarnya belum kupasangin pita



Lumayan kaan.. untuk prakarya anak kelas 2 SD ?