Tentang Titi

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
istri, ibu dari 5 anak, full time worker, menghibur diri dengan berkreasi dan berpuisi
Tampilkan postingan dengan label rompi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rompi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 November 2013

Ngulik Seragam

Beberapa waktu lalu aku dapat bagian lagi kain batik. Batik ini seragam khusus buat divisi yang berhubungan langsung dengan para pelanggan. Jadi walaupun aku satu kantor sama mbak Tituk, mbak Tituk gak dapat seragamnya :p

Batik ini berbeda dengan batik yang aku refashion kemaren. Klo yang itu warnanya tegas dan ada logo instansi, batik kali ini gak ada sama sekali logo instansi. Warnanya pun cantik, tosca berpadu kuning kunyit. Kebetulan tahun lalu aku dan temen-temen satu ruangan bikin seragam batik warna tosca juga. Aku padu dengan tosca polos. Nah sekarang pengen agak beda. Aku padu sama warna kuning kunyitnya. Kayaknya gak perlu beli kerudung baru, kerudung tosca bisa pakai yang lama, kerudung kuningnya alhamdulillah dapat shawl gretong dari Mak Sondang.

Dengan kain yang dibagi 2m, trus aku beli kain polos 2m, aku bisa membuat satu tunik panjang di bawah lutut dan satu buah rompi. Tapi lumayan kaget juga, ternyata kain sisanya masih cukup buat bikin satu baju lagi (kaliii....). Atau minimal bikin bolero. (Padahal udah mulai males jahitnya :p )

Mau lihat hasil jahitan koboy ? Not so bad laaah.... bisa ngirit cepek lumayan banget kaan...

Selasa, 29 Januari 2013

Rompi Rajut

Libur ?
Gak kemana mana dooong...
Di samping udah tanggal tua, juga kadang bingung mau pergi sama siapa. Lha semua udah punya acara masing masing. Si mbak kerja kelompok, si F2 bertanding futsal, si F3 ke rumah temannya, mau pergi sama sisanya, pasti kakak kakaknya bakal ribut juga. Jadi kalau mau jalan jalan kudu dibuat jadwal jauh jauh hari sebelumnya. *jiaaah..

Nah, yah untuk mengisi waktu mengantuk di siang hari, ngapain lagi yah.. klo nggak bebikinan. Mau posting posting juga dah satu leppi diperebutkan beberapa kepala. Terpaksalah sebagai emak aku harus tahu diri hihi..

Nah, inilah hasil karya selama liburan  tanggal 24 Januari kemarin. Aku finishing di hari Sabtu dan Minggu sih.. karena cukup rumit dan cukup besar. Ah ya.. buat penyuka rajut, rompi ini tidak sampai menghabiskan satu gulung benang lho... klo ukuran gramnya aku nggak tahu berapa. Satu gulung biru, masih lebih. Sedangkan yang bagian pundaknya aku pake benang putih, karena kebetulan ada di rumah.

Inilah diaaaa.... rompi rajut.. warna biru...akan kupakai di hari Rabu !


Keuntungan dari rompi ini, karena tanpa kancing / kancingnya hanya tali, ternyata bisa dipake oleh keempak cewek di rumah. hihi olehku tentu saja, tinggal di tali kendor aja, sama F1 dan F3 talikan sampai nutup, nah kalau sama F4, talinya dianyam ke atas. Yipppiee.... tidak menyangka lho... Si F5 aja sampai nyoba nyoba *gubraks
ini dipake F4 dari belakang

kalau ini penampakan dari arah depan

ini dipake si Ummi - (si Ummi gaya iiih)

Salam Kreatif !


Senin, 04 Juni 2012

The Gift : Rompi with Kapucon

Sebenarnya ini sudah cukup lama ya..
Temenku yang memulai usaha menjahit, menjadikan aku dan keluargaku sebagai tester.
Untuk anak anak dia membuatkan gamis kutung warna warni dengan kain sambung tabrak gitu.
Lagi mode katanya. Bunga tabrak kotak. Biru tabrak pink.
Tapi aku nggak berani.
Maka untukku dia membuatkan rompi dengan list bunga warna warni di saku dan di bagian dada menyambung ke kapucon/tudung kepalanya.

Tapi  usaha itu buat penampilanku gak gitu ngaruh ya.. karena ketutup kerudung.

Tapi para sahabat yang melihat aku berpenampilan beda dengan rompi jeans segera minta dibuatkan. Aku jadi berasa menjadi duta produk getooo
Nggak sia sia, lima pesanan langsung dari para sahabat dan teman temanku, eh enam malahan.

Tri, Sondang dan Aku. Klo punya Sondang di kasih lengan.

Salam Kreatif !

Minggu, 02 Oktober 2011

Batikkan Harimu ! - Rompi Batik Jahit Tangan

Dalam rangka memeriahkan Hari Batik, aku buat postingan khusus ini
Aku mempunyai kain batik bermotif truntum ukuran 1x1 m. Sekian lama di lemari, sayang mau dipakai karena motifnya begitu klasik. Katanya motif truntum ini artinya adalah cinta yang terus tumbuh dan bersemi.
Pada suatu malam tiba tiba saja datang ide voila ! khawatir ide itu keburu hilang, aku langsung cari gunting potong sana sini. Membuat rompi.
Berhubung tidak punya mesin jahit, ya jahit tangan aja.
Pake stik balik di dalamnya.
Di bagian belahan aku pake tusuk veston. Sengaja pake benang hitam biar nggak kelihatan betapa nggak rapinya tusuk vestonku.
Inilah rompi itu


Olala rompinya ternyata kekecilan, jadi belahannya begitu tinggi sampai ke pinggang.untuk menutupinya, aku padu padankan dengan blazer seperti ini



Ok kan ?

“Postingan ini diikutsertakan dalam Kontes Batikkan Harimu yang diselenggarakan Nia, Puteri dan Orin