Tentang Titi
- Titi Esti
- Bandung, Jawa Barat, Indonesia
- istri, ibu dari 5 anak, full time worker, menghibur diri dengan berkreasi dan berpuisi
Rabu, 19 Februari 2014
Nugget Sayur Home made
Tapi jangan tanya aku ya... kandungan gizinya gimana... sungguh aku gak tau bagaimana nasib bahan makanan yang sudah dimasak ulang-ulang begini. *oratanggungjawabblas*
Ya mungkin kandungan seratnya masih ada. Tapi vit-vit nya itu pasti sudah berkurang kadarnya ya... hehehe
Adapun bahan-bahan dan bumbu-bumbu nuget sayur adalah sbb :
* 100 gram wortel, diparut kasar
* 3 sdm protein sedang
* 3 butir telur, dikocok lepas
* 50 ml air
* ½ buah bawang bombay, dicincang halus
* 2 siung bawang putih, dihaluskan
* ½ sdt mrica halus
* ½ sdt pala bubuk
* 1 sdt garam
* ½ sdt gula pasir
Bahan pencelup / pelapis :
1 butir telur, dikocok lepas
50 gram tepung roti
Catatan : semakin kecil potongan nugget, semakin bertambah bahan pencelup yang diperlukan.
Cara Memasaknya :
- Aduk rata semua bahan. Tuangkan ke wadah tahan panas yang dialas plastik. Kukus 30 menit sampai matang.
- Potong – potong sesuai selera. Celup ke telur. Gulingkan di tepung roti. Lakukan pelapisan 1 kali lagi bila suka.
Tadaaaaa.....
Minggu, 09 Februari 2014
Spageti A la Pantai
Sejujurnya aku jaaarrrraaaaang sekali gugling resep. Kenapa ? Pertama karena gak kepikiran mau masak apa sehingga perlu tanya mbah gugel. Kedua aku maunya nyoba yang teman-teman udah pernah nyoba. Jadi kan bisa nanya-nanya getooo....
Estede banget kan selera makannya ? Yah... cukuplah untuk lidah yang cuma bisa membedakan makanan dalam dua kategori, enak dan enak sekali.
Ceritanya kemarin anakku malam-malam minta spageti. Sebagai emak males mikir ngomong iya duluan. Padahal belum lihat persediaan bahan. Karena di dalam kulkas cuma ada udang akhirnya kepikiran bikin ini. Sangat ekonomis, sesuai anggaran kami.
Oke, judulnya udah ya... spageti a la pantai.
Bahan :
Satu bungkus spageti la fonte, rebus, sisihkan.
Saus :
* 100gr udang kupas, cincang.
* 5 buah tomat sebesar kurleb segenggaman tangan, parut pakai parutan tupperware -titipansponsor
* setengah botol kecil saus tomat
* setengah butir bawang bombai, cincang halus
* 2 siung bawang putih cincang halus
* merica dan lada bubuk sesuai selera
* oregano kalau pas punya.
* minyak untuk menumis
Cara membuatnya :
* tumis duo bawang sampai harum, masukkan udang. Tambahkan merica dan lada bubuk
* bila udang sudah tampak layu, masukkan tomat halus, masak dengan api sedang, aduk aduk sampai airnya hampir habis. Kalau kelihatan gosong di wajan, kecilkan api.
* masukkan saus tomat dan oregano. Aduk.
Jadi deeeh....
Cara menghidangkan :
Letakkan spageti di piring, siram dengan saus. Tambahkan keju parut bila suka.
![]() |
| kayaknya kurang merah ya.. hihi |
Minggu, 02 Februari 2014
Choco Devil Cake
Pertama ngerasain cake ini, waktu dapat kiriman kue ultah Faiz dari Mak Sondang.
Nah terus, pas Mak Sondang ultah kemarin, Mba Tri bikin ini. Wow... lebih pas rasa coklat dan manisnya. Gak bikin mblenger. Sampai-sampai aku makan dua potong malahan. *tjiumMbakTridan Sondang satu-satu*
Sesampainya aku di rumah, mba Tri sms resep tanpa kuminta. Haha.. udah tau aja dia...
Ini yang bikin aku semangat berlatih, kata Mbak Tri, kalau dia bisa, aku juga pasti bisa. Bikin pede kan ?
Sayang seribu sayang, saat itu dapur lagi bongkaran, jadi gak bisa mengeksekusi resep dari mbak Tri.
Sekarang... setelah beres urusan dapur, baru deeeh.. dicobain.
Resep Asli sesuai SMS :
Coklat bubuk 60 gr diseduh air panas 120 ml aduk sampai spt pasta sisihkan sampai dingin, Mentega 340 gr kocok 4 mnt kec rendah trus masukan gula yg dah diblender 375 gr sedikit2 kocok 5 mnt, telur 4 yg besar dikocok lepas trus masukan ke afonan mentega kec rendah dkt2 sampai rata, larutan coklat campur dgn susu cair pth 240 ml, terigu 360 gr dan soda kue 1sdt diayak masukan ke adonan mentega tepung dan susu coklat bergantian awali dgn tepung akhiri dgn tepung kocok kec rendah, adonan tuang ke loyang yg sdh dioles mentega dan diberi kertas roti, panggang 160 sd 170 derajat 35 sd 45 mnt
Hahaha... pusing nggak bacanya ?
Kata Tri, untuk mendapatkan hasil panggangan yang bagus, minimal ada sela 2 cm kanan dan kiri loyang sampai ke dinding oven.
Karena resep ini banyak dan harus pakai loyang gede, sedang ovenku kecil, Tri nyaranin aku bikin per setengah resep atau 3/4 -nya. Maka akupun membuat perhitungan untuk 3/4 resep.
Bahan :
-coklat bubuk 45gr
- 255 gr mentega
- 280 gr gula kastor
- 3 telur ukuran besar
- susu cair 180 ml
- terigu 280 gr
- soda kue 1sdt
Cara membuatnya :
*coklat bubuk 45gr diseduh dengan air panas 90ml. Aduk sampai jadi pasta, sisihkan sampai dingin
*255 gr mentega kocok 4 menit kecepatan rendah kemudian masukkan gula yg sudah diblender (gula kastor). sedikit demi sedikit sambil dikocok selama 5 menit
*telur 3 yg besar dikocok lepas trus masukan ke adonan mentega, kocok dengan kecepatan rendah, masukkan sedikit demi sedikit sampai rata,
*campur larutan coklat dengan susu cair
*terigu 270 gr dan soda kue 1sdt diayak
*kemudian masukkan ke adonan mentega : tepung dan susu coklat bergantian awali dgn tepung akhiri dgn tepung , kocok dengan kecepatan rendah,
*tuang adonan tsb ke loyang yg sdh dioles mentega dan diberi kertas roti, lalu panggang suhu 160 sd 170 derajat selama 35 sd 45 mnt .
Nah, masih terkendali kan, tingkat kesulitannya ?
Sabtu, 25 Januari 2014
Something Creative
Sudah lama enggak posting di mari hehehe
*tapi di blog sebelah penuh*
Berhubung belum punya karya pribadi yang bisa dipamerkan, kali ini pamer karya orang lain aja dulu ya...
Pernah baca di mana, atau dengar di radio apa di tivi (lupa, asli, yang ngomong siapa juga lupa) katanya untuk menjadi kreatif itu memang harus punya ide-ide out of the box. Atau ide yang di luar kebiasaan.
Tapi, setelah itu, ide -ide itu harus dapat dieksekusi atau dibuat in the box.
Bingung nggak ?
Ya mungkin maksudnya bolehlah elu punya ide setinggi langit, tapi bisa dikerjakan nggak ? Bisa dituangkan jadi karya nyata nggaak?
Kalau enggak bisa jadi karya, berarti bukan kreatif, nggak ada "create".
Kira-kira begitu, barangkali...
Nah, ada satu ide yang bikin aku kagum. Setiap lewat, pasti aku lihat karya ini. Padahal minimal sehari dua kali aku lewatin, 5 hari dalam seminggu. Tapi gak bosen bosen, sambil ngebatin, kok bisaaa yaaa... punya ide ini.
Apa sih apa sih ? Penasaran ?
Ini adalah gedung kantor perusahaan yang melayani perancangan, pembangunan maupun renovasi gedung/rumah. Mungkin menurut mereka itu perusahaan yang sangat 'biasa' karena banyak banget saingannya. So mereka harus menampilkan sesuatu yang berbeda dari kantor lain.
Merekapun unjuk kebolehan. Menurutku, kantor ini bukan saja menarik perhatian, tapi sudah mencerminkan usaha mereka secara lengkap.
Ini dia... rumah kebalik.
Rabu, 08 Januari 2014
American Risoles Wanna Be
Semangat banget dari akhir November dah beli tepung roti dan wajan teflonnya (hah ? belum punya ?) ternyata sampai Desember berakhir belum mood juga untuk membuat. Bukan apa- apa , kondisi dapur yang lagi bongkaran dan penuh debu membuatku berhitung untuk memasak. Debunya itu lho...
Dan awal tahun kemarin, momennya tepat banget, pada suatu Jumat, mbak Tituk mengirimiku amris yang aduhai, dan ola la anak-anak minta nambah, maka aku pun bilang besok kita bikin sendiri. Besoknya kebetulan mang tukangnya libur. passs banget. akhirnya resep amris ini
yuuuk... kita coba yuuuk...
Bahan :
* 1,5 gelas tepung terigu (150 gr)
* 2 gelas susu cair (350 ml)
* 1 sdm mentega cair
* 1 butir telur + 1 kuning telur (putihnya disisihkan dulu ya.. nanti dipakai untuk membalur)
* 3 butir telur rebus (masing-masing dipotong 6)
* 4 buah sosis - aku potong 6 tipis-tipis kayak daging asap hehe ( karena resep aslinya pakai daging asap)
* Keju slice 3 lembar (masing-masing kupotong jadi 6)
* Mayonais secukupnya (yang banyak ya.. karena ternyata makin enak kalau mayonaisnya banyak. aku habis setengah botol lebih untuk 16 potong amris)
![]() |
| penampakan kulit dan bahan isi |
- Campur jadi satu terigu, susu, telur kocok, dan mentega cair. Kemudian aduk sampai rata. Saring agar adonan benar-benar halus, enggak ada printilan printilan terigu.
- Panaskan teflon (aku pakai yang diameter 22 cm), olesi dengan sedikit mentega. Dadar adonan kulit satu demi satu. Sendokin pakai sendok sayur sekaligus sebagai ukuran. Caraku, aku angkat teflon dari atas kompor (supaya tidak terlalu panas), trus aku tuangkan adonan di tengah teflon, trus teflonnya diputar gitu supaya adonannya rata. Kalau teflonnya terlalu panas, adonan enggak bisa melebar karena telanjur mateng, pakainya api sedang aja ya.. kalau digoyang sudah terlepas dari teflon, berarti kulit amris itu udah mateng.
- Pas pengisian, kulit amris aku kasih mayonais dulu, terus diatasnya kususun telur, keju, dan sosis, baru kasih lagi mayonais di atasnya. lipat segi empat. lem dengan sedikit putih telur, sisihkan. lakukan sampai seluruh kulit habis.
- Setelah itu, celupkan risoles di putih telur, terus dibalur tepung panir. Simpan di wadah pak n stor #kode, letakkan bersisian. Aku lapisin plastik pas meletakkan tumpukan kedua supaya enggak lengket nantinya (kali aja ada efek putih telur di tepung panir). Simpan di freezer sebelum digoreng.
- Sebelum digoreng, angin-anginkan sebentar agar tidak terlalu beku. Pakai minyak cukup dan api sedang agar kulitnya crispy tapi enggak gosong
![]() |
| risoles yang siap digoreng |
Salam Kreatif !


