Tentang Titi

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
istri, ibu dari 5 anak, full time worker, menghibur diri dengan berkreasi dan berpuisi

Selasa, 05 Februari 2013

Tas Selempang Rajutanku

Masih seputar merajut.... jangan bosen ya...
Kali ini aku membuat tas rajut untuk salah satu teman yang ulang tahun. 
Ukurannya kecil, kira kira siih buat jalan jalan santai gitu.. cuma buat nyimpen hape dan dompet saja.
Tas ini agak lain dari tas tas yang aku buat sebelumnya. Selain bentuknya yang lebih kecil, dan biasanya aku hanya merajutnya selang seling gitu.. biar cepet selesai (hihi..), untuk tas ini aku mencoba satu teknik baru yang diajarkan bu Yani, yaitu ketika menusuk bukan ngambil yang di depan, tapi ambil bagian belakang. Jadi ada tonjolan gitu.. Cuma karena benangnya warna warni jadi tidak begitu kelihatan hasilnya.

Selain itu, aku juga menghiasinya dengan bunga dan rumbai rumbai yang terbuat dari rantai rantai gitu. Buat yang pengen tahu, cara membuatnya adalah, sebelum naik ke rajutan atas, aku putar sekali lagi di baris itu, membuat rantai sepuluh lalu 'ditempel' di selang satu rantai (*aish, bingung nggak sih). Begitulah kira-kira sampai 3 putaran sehingga si rumbai  tumpuk tiga.

Supaya lebih spesial, saya menambahkan furing di dalam tas. Lapisan ini bener bener aku jahit pake tangan. Menempelnya pun pake jahit tangan. Juga resletingnya. Jadi jangan heran kalau hasilnya kelihatan yaaah...
Overall, kalau penampakan dari luar sih, nggak bakal kelihatan itu bekas jelujuran dsb. hehehe

Oh iya, berapa benang yang saya habiskan untuk tas ukuran 26 x 19 cm ini ? Satu gulung benang tidak habis.
Beberapa teman sering menanyakan, berapa harga rajutanku ? hihi terus terang saja belum berani menjual hasil karya. Harga bahan sih memang murah, tapi tenaga kerjanya aku belum berani menetapkan harga  :) *jiah #gakbakatusaha
Jadi ya.. maap maap aja. 

Nah penasaran mau lihat hasilnya ? Baiklah.. inilah tas itu

penampilan tas secara utuh
ini rumbai rumbainya...
kelihatan kaan... jahitan tangannya ? tapi aku merasa lebih mantap jahit tangan arena kalau jahit mesin, pasti bakal kelihatan di luar tas, 
Ini lapisan dalamnya ada saku, untuk nyimpen hape :p

Sampai sekarang, tas ini belum aku berikan pada si calon penerima hehe.. karena belum ketemu lagi. 
Apakah teman teman ingin mencoba membuat sendiri ?  *lempargulunganbenang

Salam Kreatif !


Jumat, 01 Februari 2013

Bolu Pisang (Gagal)

Beberapa waktu lalu, Bibi membawakan kami pisang ambon dari kampung. Amboy.... pisang kampung itu memang benar benar menggiurkan. Besar besar dan ranum. Saking besarnya baik si pisang maupun sisir pisang itu sendiri, akhrinya sampai dua hari pisang ambon di atas meja tidak habis juga.

Pas pada saat bersamaan, Mba Heni memasang profil bb-nya dengan bolu pisang lekker. Klop-lah sudah. Pisang yang tidak habis itu pun segera aku proses agar berubah bentuk menjadi bolu pisang lekker a la mba Heni. 

Sayang seribu sayang, aku sulit sekali menghilangkan rasa malas kebiasaan untuk berimprovisasi atas resep resep orang. Bolu pisang resep mbak Heni itu aku proses tidak sesuai instruksi. Olala, hasilnya pun tidak sesuai ekspektasi dooongg..




Baiklah kita intip dulu resepnya ya....
Bahan bahanya :
1.telur 7 butir
2.gula pasir 150 gr
3.vanili 2 bungkus ( 1 sdt) (aku skip) dan vx 1 sdt (boleh tidak pakai) - aku pake tbm
4. tepung terigu 100 gr
5. tepung maizena 25 gr
6.enam  buah pisang ijo (ambon)yg sudah dalu /matang sangat, kerok pake sendok
7.santan 130 ml (dua bungkus segitiga kara)
8.margarin 200 gr
10.kismis 75 gr

Cara membuat
1. kocok dg mixer kecepatan tinggi bahan bahan : telur, vaninili ,gula dan vx.
2. setelah mengembang (berwarna putih) masukkan margarin yg telah di cairkan, masukkan santan cair
3. masukkan tepung dan pisang yg sudah di haluskan dengan cara selang seling dengan campuran tepung terigu dan maizena
4. masukkan ke dalam loyang cetakan kue yang sudah di olesi dengan mentega
5. taburkan kismis diatas adoanan
6. oven dengan panas sedang selama kurang lebih 30 menit.tanda kue sdh masak adalah dengan menusukkan lidi ke dalam adonan kue,jika kue sudah matang maka tak ada adonan yang menempel di batang lidi kita.

lihat bolu bikinanku, meyakinkah ya ?
dueng duenggg.... setelah dilepas dari loyang ternyata lengket dan hancur berantakan
 Setelah aku analisa kegagalan tersebut *jiah* kemungkinan disebabkan oleh hal hal sbb
- aku nggak kerok pisang pake sendok, tapi langsung aku ancur ancurin pake sendok di mangkok. jadi masih kelihatan  serpihan serpihan pisang seperti gambar di atas
- aku pakenya pisang 7 biji hihihi
- trus tepung seperti biasa enggak aku timbang

padahal harusnya seperti ini

Nah, pesan saya sih, jangan coba coba improvisasi hihi.. apalagi kalau baru mencoba untuk pertama kali

Salam Kreatif !

Selasa, 29 Januari 2013

Rompi Rajut

Libur ?
Gak kemana mana dooong...
Di samping udah tanggal tua, juga kadang bingung mau pergi sama siapa. Lha semua udah punya acara masing masing. Si mbak kerja kelompok, si F2 bertanding futsal, si F3 ke rumah temannya, mau pergi sama sisanya, pasti kakak kakaknya bakal ribut juga. Jadi kalau mau jalan jalan kudu dibuat jadwal jauh jauh hari sebelumnya. *jiaaah..

Nah, yah untuk mengisi waktu mengantuk di siang hari, ngapain lagi yah.. klo nggak bebikinan. Mau posting posting juga dah satu leppi diperebutkan beberapa kepala. Terpaksalah sebagai emak aku harus tahu diri hihi..

Nah, inilah hasil karya selama liburan  tanggal 24 Januari kemarin. Aku finishing di hari Sabtu dan Minggu sih.. karena cukup rumit dan cukup besar. Ah ya.. buat penyuka rajut, rompi ini tidak sampai menghabiskan satu gulung benang lho... klo ukuran gramnya aku nggak tahu berapa. Satu gulung biru, masih lebih. Sedangkan yang bagian pundaknya aku pake benang putih, karena kebetulan ada di rumah.

Inilah diaaaa.... rompi rajut.. warna biru...akan kupakai di hari Rabu !


Keuntungan dari rompi ini, karena tanpa kancing / kancingnya hanya tali, ternyata bisa dipake oleh keempak cewek di rumah. hihi olehku tentu saja, tinggal di tali kendor aja, sama F1 dan F3 talikan sampai nutup, nah kalau sama F4, talinya dianyam ke atas. Yipppiee.... tidak menyangka lho... Si F5 aja sampai nyoba nyoba *gubraks
ini dipake F4 dari belakang

kalau ini penampakan dari arah depan

ini dipake si Ummi - (si Ummi gaya iiih)

Salam Kreatif !


Senin, 28 Januari 2013

Flowery Necklace and Bracelet

Asyik juga ternyata bermain main dengan rajutan.
Semakin digeluti, semakin banyak ide ide bermunculan. Walaupun kadang karena tuntutan.

Beberapa hari lagi F3 ulang tahun. Dari jauh hari dia udah wanti wanti mau dibuatkan bros bunga untuk teman temannya. Baiklah, akupun sudah mencicil beberapa diantaranya. (pesannya 15 untuk para cewek). Eh, belum juga genap 15, udah ganti lagi minta gelang. Oke beibeh, gelang lebih mudah. Aku cuma merantai rantai dua benang sekaligus, ikat kedua ujungnya dan satukan. Jadilah gelang. Akhirnya F3 malah dapat membuat sendiri gelang gelang untuk temannya.

Dari situ tiba tiba F3 minta dibuatkan kalung, untuk kado ultah temannya yang ulang tahun Sabtu kemarin. Ahay !!  Jadilah membuat kalung.
Dari permintaan itulah kemudian aku membuat kalung dan gelang ini.
Masih tetep ya..... dari rantai dua benang. Hanya kuhias dengan bunga. Bagus nggak ?

kalung dan gelang itu
kalung dan gelang ketika dipake model
 
 Salam Kreatif !

Selasa, 22 Januari 2013

Lasagna (wanna be) !

Bulan Januari tiba !
Dan inilah saat ultahnya Sondang aka Mak Ephraim
Dari jauh jauh hari aku udah ngitung ngitung, berarti bakal ada ketemuan di pekan pekan awal Januari ini.
Dia ultah tanggal 7, tapi baru balik dari Medan tanggal 8. Makan pas dia ngajak ketemuan tanggal 9 sekalian bagi bagi oleh oleh (ahemm... bolu meranti yang bikin ngiler ...)
Meski aku sempat nanya 'nggak capek tuh, baru datang ?' Dia pede ajah.
Dan ternyata bener kaaan.. tanggal 9 dia bagi oleh oleh sajah, tidak dapat ketemuan karena anak anak pada meler sepulang dari Medan. Iyalah, pergantian iklim yang drastis.
Akhirnya ketemuan pun ditunda pekan berikutnya.

Si Mbak Tri ngusulin, bikin lasagna atau pasta lain, kali aja Sondang bosen dengan kue kue. hehe.. Awalnya sih Tri mau bikin lasagna. Tapi ternyata menjelang hari H, kok ya kebetulan Yuna dan Nara sakit. Akhirnya tugas itupun dibebankan ke pundakku. *syapa lagi , gak mungkin kaaan ke Mbak Ida yg udah packing packing siap pindah*

Dengan penuh percaya diri, Tri meyakinkan bahwa aku bakal bisa bikin itu lasagna. *padahal aku belum pernah bikin*
Dan haduuuuuh... suasana yang penuh perjuangan karena loket aku udah penuh  customer di pekan kedua Januari. Jam empat sore baru gugling resep, dan minta tolong OB beli bahan bahan basah ke Riau Junction *ooooh tambah lagi rasa syukurku pindah ke pusat kota ini* Aku sendiri lari eh naik motor ding, pergi ke kijang mas cari bahan keringnya.
Dan dengan merapal rapal doa, serta mengumpulkan segala kenekatan jam 3 pagi aku bangun serta mulai memprosesnya.

Alhamdulillah, mungkin karena dibuat dengan penuh cinta dan doa tadi, maka jadilah si lasagna itu. Dua loyang ! Satu loyang langsung habis untuk sarapan anak - anak. Satunya lagi buat Sondang.
Kami ketemua di Kedai Naripan 170, dan ditraktir Sondang doooonggg...

setelah diserang ibu-ibu

utuhnya, kata Tri, kalau mau efek basah di atasnya, terakhir siram si saus Lasagnya sebelum dipanggang

ini dia si punya gawe


 Resep Lasagna Panggang (di copas dari sumbernya)

  • 300 g pasta lasagna bergerigi kering
  • 1 L air untuk merebus
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm minyak sayur
  • 50 g keju Parmesan bubuk
Saus Daging Lasagna:
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 150 g bawang Bombay, cincang hatus
  • 300 g daging sapi giling
  • 300 g tomat merah, rebus, kuliti, buang biji, cincang dadu
  • 2 sdm pasta tomat
  • 1 sdt oregano bubuk*)
  • 1 lembar daun bay**)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdt merica bubuk
Saus Keju Lasagna:
  • 30 g mentega
  • 40 g tepung terigu
  • 350 ml susu cair
  • 1/2 sdt garam
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 100 g keju Parmesan, parut halus
Cara Membuat Lasagna Panggang:
  1. Rebus pasta kering bersama garam dan minyak sayur hingga lunak, angkat. Tins­kan, sisihkan.
  2. Saus Keju: Lelehkan mentega, tumis terigu hingga kecokelatan, tuangi susu sambil aduk hingga rata. Bubuhi garam, merica dan gula pasir, aduk rata. Tambahkan keju, aduk rata. Angkat.
  3. Saus Daging: Panaskan minyak, tumis ba­wang Bombay hingga harum. Masukkan daging, aduk hingga berubah warna. - Masukkan paprika, tomat, pasta tomat, oregano, daun bay, garam, gula, dan merica, aduk rata. Masak hingga matang. Angkat. Si­sihkan.
  4. Penyelesaian: Dalam pinggan tahan pana! berukuran 28x18 cm yang sudah dioles margarin, susun sebagai berikut 1/3 bagiar lasagna, 1/3 bagian saus daging, 1/3 bagiar saus keju. Lakukan hingga bahan habis. Ta burl keju, ratakan.
  5. Panggang dalam oven panas bersuhu 180°C selama 20 menit hingga kecokelatan. Angkat Sajikan hangat.
Salam Kreatif !