Meski sudah menjadi kepala seksi, mbak ida tetap baik sama kita kita lho... hehehe.. iyah, soalnya kita juga baik sama mbak ida. (halah !)
Aku membuat syal ini untuk mbak Ida. Karena masih riwa riwi naik motor maticnya. Syal dibuat dengan warna yang senada sama scoopy nya, yaitu coklat susu.
Aku pake bahan benang woll. Tadinya pengen nyari benang yang rumbai rumbai gitu, dan lembut. Tapi belum tahu tokonya. karena Toko Tulip sudah tutup dan aku malas belanja di toko online-nya. hehe
Atas saran teh Iffon pemilik toko tulip, aku pake dua warna yg dirajut bareng. Jadinya gradasi gitu.
Eh, pas aku ngrajut itu, aku lihat syal bikinan neng dita yang ini. Jadilah aku meniru (huhu.. meniru) untuk finishingnya.
Tapi sayang :( tiruannya jaaaauuuhhh.. sekali dari punya neng dita. Jauh panggang dari api.
Maaf ya Dit, aku belum punya ke khas-an dalam kreasiku.
Harap maklum, ada yang bilang kan proses kreatif itu dari berproses :
pertama niteni (memperhatikan)
kedua niroake (meniru)
ketiga nemoake (menemukan)
Semoga suatu hari nanti aku bisa menemukan sesuatu yang khas dalam kreasiku.
Mau lihat hasil rajutanku ? Inilah penampakan syal mbak Ida itu..
ini aku dan mbak Ida
Dipake ya mbak...